Selasa, 17 Maret 2009

Bahasa Arab

Bismillahirrahmanirrahim
Banyak sekali kita bertemu dengan pola-pola DSK di Al-Quran. Sebut contoh: muslim (orang yang tunduk), mu'min (orang yang beriman), mufsid (orang yang merusak), mundzir (orang yang memberi peringatan). Itu semua yang didepannya diawali oleh huruf Mim, yang merupakan ciri-ciri kata-benda orang (kata benda pelaku). Belum lagi kata kerja sedang (KKS) yang berpola DSK, seperti: yuslim (sedang tunduk), yu'min (sedang beriman), yufsid (sedang merusak), yundzir (sedang memberi peringatan).
Perhatikan surat Al-Baqaroh ayat 1 - 12. Semua kata-kata itu Anda temukan, bukan?Semuanya berpola DSK. Apa itu pola DSK?Pola DSK adalah pola yang harokat huruf pertama Dhommah, huruf kedua Sukun, huruf ketiga Kasroh. Ya, Dhommah, Sukun, Kasroh (DSK).Mari kita ambil contoh:Disitu terlihat apa yang saya maksud DSK. Lihat, lingkaran-lingkaran kecil warna merah. Lingkaran pertama untuk D (dhommah), lingkaran kedua untuk S (Sukun) lingkaran ketiga untuk K (Kasroh).Apa pentingnya DSK? Ini saya kasih bocorannya ya... hihi...Pertama-tama bahwa jika Anda ketemu DSK, misalkan kata: yuslim -Kata Kerja Sedang KKS(dia tunduk), atau muslim ISIM-kata benda (orang yang tunduk), maka jika ketemu DSK seperti ini ingat-ingatlah pesan "guru":"Hai anak-ku jika kamu menemui pola DSK, maka sebenarnya akar katanya sudah mendapat tambahan Alif"Nah Anda sebagai anak yang baik, membaca-baca lagi buku, apa sih maksud "guru". Setelah Anda baca-baca buku pelajaran bahasa Arab, Anda jadi mengerti.
Maksud Pak Guru sbb:Ambil contoh: kata muslim. Terdiri dari 4 huruf kan: mim, sin, lam, mimAkar katanya adalah: sin lam mim (sa-li-ma) سلمDi kamus, kata salima itu artinya: selamat, sentosaLalu Anda buru-buru mengambil kesimpulan, ooh kalau begitu kata muslim (ada tambahan mim), artinya orang yang selamat, atau orang yang sentosa (bahagia). Nah ini kesimpulan anda terlalu terburu-buru.Yang betul itu, seperti ini.Anda dapatkan kata:مُسْلِمٌMuslim. Lihat harokatnya: DSK kan?Lalu cari akar katanya: - buang mim di depan, menjadi: sin lam mim.
Cari di kamus, kata sin-lam-mim. Di kamus anda akan ketemu kata SALIMA artinya selamat, sentosa.Nah, karena muslim itu DSK, maka Anda harus mencari di kata ALIF SIN LAM MIMأسلمitulah pentingnya pola DSK. Artinya apa? Artinya, untuk tahu arti kata muslim, anda cari di kata أسلم aslama. Di kamus anda ketemu kata tsb:أسلم aslama, artinya: menyerah, atau tundukDengan demikian orang yang menyerah, atau orang yang tunduk disebut:مسلم muslimKira-kira Anda mengerti gak? Saya ulangi. Kalau ketemu di Al-Quran, suatu kata baik dia kata benda, atau kata kerja yang punya pola DSK, maka jangan Anda kira, maksud kata tsb adalah akar kata 3 huruf nya, tapi akar kata 3 huruf plus Alif.Coba bandingkan:سلم - salima: dia selamat, atau dia sentosaأسلم - aslama: dia tundukBeda kan... antara selamat, dengan tunduk... Maka kata bentukan dari أسلم - aslama, itu juga merujuk kepada makna : tunduk.Contoh:Aku telah tunduk: أسلمت - aslamtuAku selalu tunduk: أسلم - uslimuDia telah tunduk: أسلم - aslamaDia selalu tunduk: يسلم - yuslimudst...Demikian telah kita jelaskan pola DSK, dimana pola ini bermanfaat mana kala Anda, ingin mencari tahu arti kata di kamus. Sebagai penutup, kita beri contoh: kata mufsiduun. Perhatikan kata ini akar katanya: fasada. Tetapi karena kata bentukannya mufsiduun, berpola DSK, maka Anda harus mencari di kamus arti mata mufsiduun itu pada kata أفسد - afsada, bukan di kata فسد . Artinya, kalau ingin tahu apa arti kata mufsiduun, carilah di entri kata afsada.

0 komentar:

Posting Komentar

 
;